Warna netral tidak otomatis membuat desain terasa tenang.
Putih, beige, dan abu-abu sering dianggap solusi aman agar rumah terlihat rapi dan minimal. Namun, banyak rumah berwarna netral justru terasa ramai dan melelahkan secara visual. Penyebabnya biasanya bukan warna, melainkan terlalu banyak variasi tekstur, bentuk furnitur, dan dekorasi tanpa hierarki yang jelas.
Desain yang tenang membutuhkan fokus visual. Area tertentu harus menjadi pusat perhatian, sementara elemen lain berperan sebagai pendukung. Ketika semua elemen ingin “menonjol”, ruang kehilangan keseimbangan. Pengaturan ritme visual jauh lebih penting daripada sekadar memilih palet warna.
🔗Uji keseimbangan visual dan fokus ruang melalui tampilan 3D Coohom untuk melihat apakah desain sudah cukup “bernapas”.
👉 Coba gratis di Klik di sini untuk mencoba Coohom gratis
