Masalahnya bukan jumlah lampu, tapi cara cahaya didistribusikan.

Rumah yang gelap sering disalahartikan sebagai kurang lampu, padahal akar masalahnya biasanya ada pada penempatan dan jenis pencahayaan. Satu lampu utama di tengah ruangan sering tidak cukup untuk menerangi seluruh area secara merata, terutama pada ruangan dengan layout kompleks.

Cahaya seharusnya disebar melalui beberapa sumber dengan intensitas berbeda. Area kerja membutuhkan cahaya fokus, sementara area santai memerlukan pencahayaan lembut. Tanpa layering pencahayaan, ruangan bisa terlihat datar atau memiliki bayangan gelap di sudut tertentu.

Selain itu, warna dinding, material furnitur, dan tinggi plafon juga memengaruhi pantulan cahaya. Semua elemen ini perlu dipertimbangkan secara menyeluruh agar ruangan terasa terang dan nyaman.

🔗Simulasikan distribusi cahaya ruangan secara realistis di Coohom untuk mengetahui titik gelap dan solusi pencahayaan yang tepat.

👉 Coba gratis di Klik di sini untuk mencoba Coohom gratis