Kenyamanan sering dikorbankan demi tampilan visual yang “instagramable”.
Tidak sedikit rumah yang terlihat sangat estetik di foto, tetapi terasa tidak nyaman saat ditinggali. Sofa yang terlalu rendah, meja yang kurang ergonomis, pencahayaan yang silau, atau layout yang sulit dilalui adalah contoh masalah yang sering muncul. Semua ini biasanya terjadi ketika desain terlalu fokus pada visual, bukan pada penggunaan sehari-hari.
Interior yang baik seharusnya mendukung kebiasaan dan gaya hidup penghuninya. Estetika dan fungsi tidak harus saling mengorbankan, justru saling melengkapi. Ketika furnitur dipilih dengan ukuran yang tepat dan layout dirancang berdasarkan aktivitas, rumah akan terasa jauh lebih nyaman tanpa kehilangan keindahan visualnya.
Desain yang ideal adalah desain yang “tidak terasa”—mudah digunakan, nyaman, dan menyatu dengan keseharian.
🔗Coba uji kenyamanan layout dan furnitur melalui simulasi ruang di Coohom sebelum memutuskan desain final.
👉 Coba gratis di Klik di sini untuk mencoba Coohom gratis
